8.00 - 18.00 (+62) 812-919-67870

Curhat Santri di Balik Pandemi Covid-19: Kami Sangat Rindu Pesantren

Juni 4, 20200
IMG-20200512-WA0032-1280x960.jpg

Alkhairaat Wahau

Masa pandemi Covid-19 telah mengubah beragam aktivitas masyarakat yang lazim dilakukan sebelum pandemi. Begitu juga di lingkungan pesantren. Berbagai proses pembelajaran harus dilakukan dari jarak jauh karena pesantren ‘terpaksa’ harus memulangkan para santrinya.

Di Pondok Pesantren Alkhairaat, Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur, misalnya, terhitung kurang lebih sudah satu bulan lebih para santri telah dipulangkan. Hal ini dilakukan pesantren karena ada kekhawatiran akan wabah Covid-19 kian meluas hingga merambah ke pesantren.

Namun, di balik libur panjang santri, sesungguhnya mereka sudah rindu akan aktivitas-aktivitas di pesantrennya. mereka ingin segera bisa kembali ke pesantren bertemu dengan pengasuh, ustaz, teman-temannya, dan mengikuti kegiatan-kegiatan pesantren seperti ngaji, sekolah, dan seterusnya.

“Kami rindu ingin kembali ke pondok, sangat ingin berkumpul kembali dengan teman-teman santri ngaji dan belajar bareng,” kata salah seorang santri, Fathur kepada kami.

Santri asal Muara Wahau, ini adalah salah satu santri sekaligus pengurus pondok yang bertugas melayani para santri. Karena itu, selama di pondok ia lebih banyak berinteraksi langsung dengan para santri. Misalnya menyampaikan amanah pengasuh untuk kemudian disampaikan kepada santri, mengkoordinir santri saat tiba jadwal mengaji, dan sebagainya.

“Di sisi lain saya sebagai anak ndalem dan pengurus pondok yang terbiasa melayani anak-anak santri rindu akan candaan dan kebersamaannya,” ujar Fathur sapaan akrabnya.   Selama di rumah, ia mengaku waktunya banyak digunakan untuk membaca buku, ngaji Al-Qur’an, dan membantu orang tua. Ia berupaya memanfaatkan waktu liburnya dengan sebaik mungkin. “Kegiatan sehari-hari saya biasannya membantu orang tua baik dari nyuci baju bersih-bersih, nderes buku dan Al-Qur’an,” ucapnya.

Sementara itu, Pengurus Pesantren Muhammad Nuri, Syafiuddin mengemukakan, pihak pesantren belakangan ini sudah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait waktu kembalinya santri ke pondok. Prinsipnya, kata dia, santri harus dipastikan bebas dari Covid-19 sebelum kembali ke pesantren.   “Menurut edarannya tanggal 10 Juni kembali dan tanggal 11 Juni memulai ajaran baru,” tuturnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


KALIMANTAN TIMUR

INDONESIA

Jl. Mulawarman No. 1 RT.04 Desa Muara Wahau Kec.Muara Wahau. Kab. Kutai Timur
+6281-2919-67870

alkhairaatmuarawahau@gmail.com






LEBIH DEKAT

KEGIATAN KAMI

Terus Berkarya Untuk Bangsa.